Rabu, 02 Agustus 2017

Penerapan bioteknologi modern

A. Rekayasa genetika

Yang dimaksud dengan rekayasa genetika adalah suatu cara memanipulasikan Gen untuk menghasilkan makhluk hidup yang baru dengan sifat-sifat yang di inginkan. Rekayasa genetika biasanya disebut dengan sebutan rekombinasi DNA / pencangkokan Gen. Pada rekayasa genetika digunakan DNA untuk menggabungkan sifat-sifat yang dimiliki makhluk hidup, karena DNA dari setiap makhluk hidup memiliki struktur yang sama, hal inilah mengapa DNA bisa direkombinasikan. Lalu DNA tersebut akan mengatur sifat-sifat makhluk hidup secara turun-temurun. Untuk mengubah DNA sel yang dapat dilakukan melalui berbagai macam cara misalnya dengan cara transplantasi inti, teknologi plasmid, rekombinasi DNA dan fusi sel. Tapi hanya para ahli saja yang dapat melakukannya.
b. Pembuatan Antibiotik
Antibiotik merupakan suatu zat yang dihasilkan dari organisme-organisme tertentu dan memiliki fungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang terdapat di sekitarnya. Antibiotik dapat diperoleh dari mikroorganisme yang telah di proses menggunakan cara-cara tertentu.
c. Dalam pembuatan Vaksin
Vaksin dapat digunakan untuk mencegah tubuh dari serangan virus atau mikroorganisme yang berbahaya.
d. Pembuatan hormon
Dengan rekayasa DNA, yang telah menggunakan mikroorganisme untuk menproduksi hormon. Adapun hormon yang telah berhasil di produksi misalnya seperti hormon pertumbuhan, insulin, kortison dan tertosteron.
d. Bioteknologi bidang peternakan
Bioteknologipun dapat berguna untuk mengembangkan berbagai produk pada peternakan. Misalnya seperti hormon untuk pertumbuhan hewan ternak. Dengan rekayasa genetika dapat terciptanya hormon buatan untuk pertumbuhan hewan atau disebut  Bovin Somatotropin Hormon. Hormon tersebut dibuat dari bakteri/mikroorganisme yang telah di rekayasa. 
e. Bioteknologi bahan bakar masa depan
Alternatif bahan bakar masa depan untuk menggantikan minyak misalnya biogas dan gasohol. Biogas terbuat dari fase anearob dalam fermentasi limbah makhluk hidup, sedangkan pada anarob akan dihasilkan gas metana yang bisa digunakan untuk bahan bakar.
Biogas dapat menjadi energi alternatif untuk pengganti minyak bumi, biogas dihasilkan melalui fermentasi kotoran ternak dan bahan-bahan organik lainnya. Melalui proses fermentasi ini, maka bahan-bahan tersebut diubah menjadi gas metana yang dapat berfungsi sebagai energi mirip seperti gas LPG, tapi lebih ramah lingkungan dan cukup aman. 
f. Bioteknologi pengolahan limbah

Bahan-bahan yang dibuang dan sudah tidak terpakai disebut dengan limbah/sampah. Biasanya limbah dihasilkan dari aktivitas, rumah tangga, pertanian dan perindustrian. Saat ini keberadaan sampah sangat mengancam lingkungan hidup, jadi harus ada upaya-upaya untuk menanganinya. Cara menanganinya misalnya dengan cara dibakar atau di daur ulang. Tapi yang lebih aman yaitu dengan cara di daur ulang, dan salah satu contoh daur ulang sampah yang telah diuji misalnya seperti PirolisisPirolisis yaitu proses dekomposisi dari bahan-bahan sampah dengan menggunakan suhu yang tinggi pada kondisi tanpa oksigen. Dengan menggunakan cara ini sampah atau limbah dapat diubah menjadi arang, gas metana dan bahan organik lainnya. Hasil bahan-bahan tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar. Keunggulan bahan bakar yang dihasilkan dari proses ini yaitu rendahnya kandungan sulfur, jadi dapat mengurangi tingkat pencemaran.
Sedangkan kompos merupakan hasil perubahan dari zat-zat makroorganik misalnya dari hewan dan tumbuhan. Diubah secara biologis dan kimiawi dengan menggunakan bantuan mikroorganisme. Pada pembuatan kompos memerlukan mikroorganisme. Jenis mikroorganisme tersebut tergantung kepada bahan-bahan organik yang digunakan serta proses yang berlangsung, misalnya seperti proses aerob/anaerob.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar